Friday, January 29, 2010
Wednesday, December 23, 2009
In Praise of SLOW
Apa yang salah dengan dunia kita yang kini serba cepat? Menurut Carl Honore, semua keyakinan bahwa kecepatan menjanjikan segala sesuatu akan berjalan lebih baik hanyalah mitos. Hmm....slogan Lebih Cepat Lebih Baik hanyalah mitos?? Maaf jangan tersinggung dulu, ini hanyalah pendapat seseorang, tapi sangat penting untuk direnungkan. Kenyataanya memang banyak hal dikorbankan dalam hal perlombaan kecepatan itu dan kita masih tetap diam di tempat.
Pada 1982, Larry Dossey, seorang dokter Amerika, menciptakan istilah time sickness (mabuk waktu) untuk menggambarkan sebuah kepercayaan obsesif bahwa "waktu senantiasa menghilang, dan manusia tak pernah merasa cukup waktu, dan bahwa kita harus mengayuh lebih cepat untuk dapat mengejarnya. Saat ini, seluruh dunia mengalami time sickness itu. Hari ini kita semua tunduk pada kultus kecepatan. Mengapa kita selalu dalam keadaan tergesa-gesa? Apa yang bisa menyembuhkan time sickness ini? Mungkinkah, atau bolehkah, memperlambat ritme kehidupan?
Pada tahun-tahun awal abad ke-21 ini, segala sesuatu dan semua orang, berada dalam tekanan untuk bergerak lebih cepat lebih baik. Beberapa contoh di negeri tercinta ini,terdapat program percepatan pembangunan, untuk sebuah daerah yang tertinggal, program akselerasi dalam dunia pendidikan, makanan cepat saji, dll. Akhirnya kehidupan yang kita rasakan saat ini bergerak dari suatu dunia di mana yang besar memangsa yang kecil menuju suatu dunia di mana yang cepat menghabisi yang lambat. Secara sadar manusia saat ini telah berkembang dalam situasi psikologi mengenai kecepatan,penghematan waktu, dan pemaksimalan efisiensi, yang semakin menguat dari waktu ke waktu.
Namun, setelah membaca buku ini, ada sebersit angan dan keinginan untuk menantang obsesi kita mengenai kebiasaan melakukan segala sesuatu secara lebih cepat. Kecepatan tidak selamanya merupakan kebijakan terbaik. Evolusi bekerja menurut prinsip survival for the fittest(yang terkuat yang bertahan) dan bukan survival for the fastest(yang tercepat yang bertahan). CMari kita ingat-ingat, siapakah yang keluar sebagai pemenang dalam perlombaan lari antara kura-kura dan rusa?
Ketika kita terus dalam keadaan bergegas sepanjang hidup, dengan selalu berusaha mendapatkan lebih banyak hal dalam waktu yang lebih sedikit, sebenarnya kita sedang memaksa diri hingga pada titik yang membahayakan diri sendiri.
Saturday, December 19, 2009
Ternyata.......
Ternyata.....
Memang dunia pendidikan di negeri kita yeach bisa dibilang sdg mati suri....kenapa kukatakan demikian, karena di satu sisi, tampak hidup dengan banyaknya murid, gedung-gedung sekolah yang bagus, dan fasilitas bagus, ada yang berangkat sekolah, ada yang berngkat ngajar, ada yang jadi Kepala Sekolah, ada yang jadi Kepala Dinas sampai ada yang langganan jualan mainan dan kue dengan sepedanya di halaman sekolah....heh! Di satu sisi tampak mati, mati kreativitas, mati innovasi, mati karya, mati pendapat,mati kemandirian, mati kepribadian, karena hanya sedikit sekolah yang mengerti tentang kemandirian seorang anak dalam belajar. Setiaaap hari anak-anakku hanya masuk kelas, duduk manis, ndengerin Pak dan Bu Guru baca buku cerita, ada cerita PPKN, ada cerita Bahasa Indonesia, Matematika,IPS, Agama, Bahasa Inggris.....ouh...capek deeeh...belum lagi dapat titipan PR!
Dan Ternyata.......
Ada yang sedang bisik-bisik hampir tak terdengar ...tapi samar-samar aku paham maksudnya...."Siap-siap niiih anak-anak mau Ujian Nasional......team SETIP nya sudah disiapkan?" Sepertinya dia seorang Kepala Sekolah sedang berbisik kepada seorang guru, gurunya manggut-manggut sambil sedikit tersenyum....menoleh ke arahku...kubalas dengan senyuman termanisku! Deg...deg....deg...jantung
Seorang Guru datang lagi menghampiri mereka berdua....."Wah...pokoknya
Ternyata......
Heh! Begitulah...aku segera pulang menemukan anak-anakku sedang tekun belajar di kamarnya, sedang menghafal rumus-rumus Fisika, mencoba menguraikannya dalam bentuk soal-soal, Vq memang sedang semangat mengejar asa nya menjadi seperti Ayahnya, semoga naaak terkabul.....cita-citamu tanpa noda SETIP dari guru-guru mu....hiks.....hiks....hik
Friday, December 18, 2009
The Restricted Joke
Paramedics rushed him to the ER (emergency room)
Wednesday, December 16, 2009
Model Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Dan Kedisiplinan Guru
BAB I. PENDAHULUAN
I.2. Rumusan Masalah
Bass dan Avolio (1994) mengusulkan empat dimensi dalam kadar kepemimpinan transformasional dengan konsep 4 i yang artinya :
- idealized influence, yang dijelsakan sebagai perilaku yang menghasilkan rasa hormat (respect) dan rasa percaya diri (trust) dari orang-orang yang dipimpinnya. Mengandung makna saling berbagi resiko melalui pertimbangan atas kebutuhan yang dipimpin di atas kebutuhan pribadi, dan perilaku moral serta etis.
- inspirational motivation, yang tercermin dalam perilaku yang senantiasa menyediakan tantangan dan makna atas pekerjaan orang-orang yang dipimpin, termasuk di dalamnya adalah perilaku yang mampu mengartikulasikan ekspektasi yang jelas dan perilaku yang mampu mendemonstrasikan komitmen terhadap sasaran organisasi. Semangat ini dibangkitkan melalui antusiasme dan optimisme.
- intelllectual simulation. Pemimpin yang mendemonstrasikan tipe kepemimpinan senantiasa menggali ide-ide baru dan solusi yang kreatif dari orang-orang yang dipimpinnya. Ia juga selalu mendorong pendekatan baru dalam melakukan pekerjaan.
- individualized consideration, yang direfleksikan oleh pemimpin yang selalu mendengarkan dengan penuh perhatian, dan memberikan perhatian khusus kepada kebutuhan prestasi dan kebutuhan dari orang-orang yang dipimpinnya.
II.2. Kedisiplinan dan Profesionalisme Guru
II.2.1. Pengertian Kedisiplinan
II.2.2. Ciri-ciri Guru yang Disiplin dan Profesional
Ada pun ciri-ciri guru yang disiplin dan profesional antara lain:
- Disiplin terhadap perundang-undangan. Seorang guru dituntut untuk secara bersama-sama memelihara dan meningkatkan mutu organisasi PGRI sebagai sarana perjuangan dan pengabdian yang harus dikembangkan oleh seorang guru.
- Disiplin taat terhadap organisasi profesi.
- Sikap hormat dan bekerjasama dengan teman se profesi.
- Seorang guru harus memelihara hubungan seprofesi, semangat kekeluargaan dan kesetiakawanan sosial di dalam dan di luar lingkungan kerjanya.
- Memelihara sikap terhadap anak didik.
- Di dalam kode etik guru Indonesia dengan jelas dituliskan bahwa”guru berbakti membimbing peserta didik untuk membentuk manusia seutuhnya yang berjiwa pancasila”, ini berarti guru harus membentuk anak didiknya menjadi manusia Indonesia yang berjiwa Pancasila dan membentuk mental yang kuat yang dapat diandalkan sebagai pilar pembangunan bangsa Indonesia.
- Memelihara sikap terhadap tempat bekerja.
- Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa suasana yang baik di tempat kerja dapat mempengaruhi produktivitas dan semangat kerja, hal ini perlu menjadi acuan setiap guru untuk menciptakan dan memelihara suasana yang nyaman dalam lingkungan sekolah agar tercipta suasana harmonis di sekolah.
- Memelihara hubungan yang baik dengan atasan.
- Sebagai salah seorang anggota organisasi, guru akan selalu dalam pengawasan seorang pemimpin. Guru wajib membina hubungan baik dengan kepala sekolahnya.
- Disiplin terhadap pekerjaan, yang paling diinginkan dan diperlukan sekaligus harus dimiliki agar tercipta proses belajar mengajar yang diinginkan.
II.3. Upaya Meningkatkan Profesionalisme dan Kedisiplinan Guru Melalui Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah
Setiap pemimpin harus memiliki jiwa dan sikap yang dapat memberi contoh-contoh dan teladan bagi bawahannya. Dengan menggunakan model kepemimpinan transformasional dalam meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme guru, beberapa langkah yang dapat ditempuh antara lain adalah:
- Idealized influence: kepala sekolah merupakan sosok ideal yang dapat dijadikan panutan bagi guru dan staf nya, dipercaya, dihormati, dan mampu mengambil keputusan yang terbaik untuk kepentingan sekolah. Seorang kepala sekolah harus mampu membuat aturan dan tata tertib dan menjalankannya sesuai hasil keputusan bersama.
- Inspirational motivation: kepala sekolah dapat memotivasi seluruh guru dan staf nya untuk memiliki komitmen terhadap visi organisasi dan mendukung semangat team dalam mencapai tujuan-tujuan pendidikan di sekolah. Kepala sekolah dapat menyiapkan kurikulum sekolah yang tepat sesuai dengan kemampuan dan keahlian guru, meningkatkan keprofesionalan kerja, agar guru dapat termotivasi untuk berprestasi dalam bekerja.
- Intellectual Stimulation: kepala sekolah dapat menumbuhkan kreativitas dan inovasi di kalangan guru dan staf nya dengan mengembangkan pemikiran kritis dan pemecahan masalah untuk menjadikan sekolah ke arah yang lebih baik. Langkah ini dimaksudkan untuk lebih mendukung dan mendorong tingkah laku positip dan disiplin guru.Langkah ini mempunyai strategi antara lain : a. Pemberian penghargaan yang membesarkan hati guru dan akan lebih mendorong guru berprestasi lagi. b. Pemberian insentif yang berupa tanda jasa yang dapat menjadikan guru selalu bertindak secara profesional dan disiplin.
- Individual consideration: kepala sekolah dapat bertindak sebagai pelatih dan penasihat bagi guru dan staf nya. Kepala sekolah dapat mengoreksi dan memperbaiki perilaku yang indisipliner dan malas, langkah ini mempunyai strategi:
- Menggunakan teguran yang lemah untuk mengehntikan tingkah laku guru yang bersifat negatif.
- Menggunakan tindakan yang keras untuk suatu tindakan yang melanggar peraturan
- Memberikan sanksi yang logis terhadap pelanggaran tata tertib.
Berdasarkan hasil kajian literatur tentang model kepemimpinan transformasional, dapat disimpulkan bahwa seorang kepala sekolah dapat lebih menunjukkan sebagai seorang pemimpin yang efektif dengan hasil kerja yang lebih baik. Oleh karena itu merupakan hal yang sangat menguntungkan jika para kepala sekolah dapat menerapkan kepemimpinan transformasional di sekolah dalam upaya meningkatkan profesionalisme dan kedisiplinan guru sebagai ujung tombak untuk menghasilkan kelulusan yang berkualitas.
III.2. Saran-saran
Ada beberapa saran kepada Kepala Sekolah dalam menerapkan kepemimpinan transformasional terhadap guru :
- Berdayakan guru untuk melakukan hal yang terbaik untuk sekolah.
- Berusaha menjadi pemimpin yang bisa diteladani berdasarkan nilai tertinggi.
- Dengarkan semua pemikiran guru untuk mengembangkan semangat kerja sama sehingga guru merasa dihargai, dapat sadar dengan sendirinya untuk berpeilaku disiplin dan profesional.
- Ciptakan visi yang dapat diyakini oleh semua komponen pendidikan di sekolah (guru,staf,orang tua, masyarakat, pemerintah).
- Bertindak sebagai agen perubahan dengan memberikan contoh bagaimana menggagas dan melaksanakan suatu perubahan.
- Menolong lembaga pendidikan dengan cara menolong orang lain (khususnya guru) untuk merasa memiliki terhadap sekolah, sehingga menjadikan guru yang berkualitas.
John Hall, et. Al. 2002. Transformational Leadership: The Transformation of Managers and Associates. On line : www.edits.ifas.ufl.edu
Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).
Usman, Husaini. 2009. Bab 6 Kepemimpinan Dan Kekuasaan,Manajemen, Teori,Praktik, dan Riset Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Tjiptono,F dan Diana,A. Total Quality Management. Yogyakarta: ANDI
Tuesday, December 15, 2009
Menjadi Ibu....
Saturday, December 12, 2009
Lubang terdalam di dunia
Posted by jokerkeriting on February 17, 2009
Lubang ini tidak hanya luar biasa, namun beberapa di antaranya benar-benar menakutkan – terutama no 8. Lubang-lubang ini mengingatkan kita tentang bagaimana kecilnya kita.
1. Kimberley Big Hole – South Africa

Lubang ini adalah yang terbesar pernah digali manusia di atas bumi ini, tambang ini mempunyai kedalaman 1.097 meter dan telah menghasilkan lebih dari 3 ton berlian sebelum ditutup pada tahun 1914.

Jumlah tanah yang terbuang oleh penambangan diperkirakan sekitar 22.5 juta ton.
****
2. Glory Hole – Monticello Dam, California
Glory hole berguna ketika bendungan dalam kondisi kelebihan air yang harus dilimpaskan dari waduk.

Ini adalah ‘Glory Hole’ di Bendungan Monticello, dan merupakan spillway terbesar di dunia, dengan ukuran ini mampu melimpaskan 14.400 kaki kubik air setiap detik.


Lubang dapat dilihat pada bagian kiri atas foto di atas. Jika Anda terjun ke dalam spillway untuk beberapa alasan, tubuh Anda akan memancar keluar di bagian bawah bendungan (di bawah).

***
3.Bringham Canyon Mine, Utah

Lubang ini dibuat manusia untuk pertambangan. Pengerukan dimulai pada tahun 1863 dan masih terus berlangsung sampai dengan hari ini. Pada saat ini ukuran lubang adalah dengan kedalaman 0,75 mil dan lebar 2,5 mil.

***
4.Great Blue Hole, Belize

Fenomena geografis yang luar biasa ini dikenal sebagai “blue hole” terletak 60 mil di bagian daratan Belize. Terdapat banyak “blue hole” di seluruh dunia, tetapi tidak seperti yang menakjubkan ini.

Pada permukaan diameter lubang adalah 0,25 mil, dengan kedalaman mencapai 145 meter. Dengan jelas bisa diamati dengan menyelam.
***
5.Mimmy Diamond Mine, Serbia

Banyak orang telah melihat lubang satu ini. Mereka berpendapat bahwa penambangan intan ini hasil perbuatan manusia terburuk yang pernah ada di dunia. Pada 525 meter kedalaman dan diameter atas 1200 meter, bahkan telah ditetapkan larangan terbang di atas zona lubang karena beberapa helikopter pernah jatuh kedalam lubang tersebut.

Panah merah pada foto di atas adalah yang truk besar.

***
6.Diavik Mine, Canada

Tambang luar biasa ini dapat ditemukan 300 km Yellowknife di timur laut Kanada.

Tambang ini sangat besar dan berada di daerah yang jauh sehingga memiliki bandara dengan landasan yang cukup besar untuk menampung sebuah Boeing 737. Sangat indah terlihat dari atas ketika musim dingin dan di sekitarnya adalah gurun es .
***
7. Sinkhole in Guatemala

Sinkhole disebabkan ketika air, biasanya air hujan atau air selokan, di pompa dari bumi pada skala besar, sehingga menyebabkan perubahan tekanan dari bawah, ketidakstabilan alam dan menyebabkan permukaan tanah “collaps” atau runtuh ke dalam bumi.
PS : Liat lah perbandingan lubang Guatemala dengan Patung Liberty , 2 kali lipatnya lebih !!

Ini adalah foto dari sinkhole yang terjadi awal tahun 2003 di Guatemala. Lubang ini menelan belasan rumah dan menewaskan sedikitnya 3 orang.

Kesalahan pekerja menyebabkan lubang runtuh dan memutuskan pipa kotoran.
